• ipisekretariat@gmail.com
  • : (021) 29826202
  • : 0812 1188 0234

Gugus Tugas Komite Profesi Pilot

PENGELOLAAN ORGANISASI YANG PROFESIONAL DAN SOLID
  1. Kelengkapan perangkat keras, lunak dan kekuatan sumber daya manusia dalam organisasi.
  2. Keanggotaan yang memiliki legitimasi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  3. Pemberdayaan dan peningkatan kemampuan sumber daya dari seluruh anggota untuk pengembangan organisasi
  4. Jumlah keanggotaan ditargetkan melebihi dari 50(lima puluh) persen dari total populasi pilot indonesia yang aktif berkarya.
  5. Organisasi mampu mewakili seluru pilot Indonesia dalam lingkup nasional dan Internasional.
  6. Badan Pengurus Organisasi menjadi refleksi, perwakilan dan suri teladan bagi seluruh pilot indonesia.

STANDARISASI PROSEDUR, TEKNIS DAN OPERASIONAL DARI MASING-MASING BIDANG TERKAIT
  1. Rekomendasi dari organisasi kepada dunia penerbangan nasional yang akuntabel dan berkualitas.
  2. Dilakukan peninjauan atau perubahan dari segala bentuk perundangan, peraturan atau produk hukum yang tidak sesuai dengan kaidah penerbangan itu sendiri.
  3. Optimalisasi berbagai aspek dalam penerbangan baik dalam segi pengelolaan ruang udara, pengelolaan kebandaraan, peningkatan aspek keselamatan dan keamanan, standar prosedur operasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
  4. Jumlah keanggotaan ditargetkan melebihi dari 50(lima puluh) persen dari total populasi pilot indonesia yang aktif berkarya.
  5. Menjadi mitra strategis dari pemerintah, regulator, otoritas dan operator penerbangan.
  6. Standar keselamatan penerbangan Indonesia dan pilot Indonesia itu sendiri yang diakui baik dalam lingkup nasional dan Internasional.

PENANGANAN ASPEK HUKUM DAN LEGAL YANG SESUAI HARKAT DAN MARTABAT PROFESI PILOT.
  1. Hubungan harmonis dan profesional antara profesi pilot, regulator dan operator.
  2. Perlindungan hukum bagi profesi pilot.
  3. Standar perjanjian kerja untuk profesi pilot yang sesuai dengan kaidah penerbangan atau perundangan yang berlaku.
  4. Jumlah keanggotaan ditargetkan melebihi dari 50(lima puluh) persen dari total populasi pilot indonesia yang aktif berkarya.
  5. Revisi atau pembuatan produk hukum dan perundangan yang sesuai dengan kaidah penerbangan.