IPI hadir dalam Komunikasi Sosial TNI AU 2017

Oct 14 2017
(0) Comments
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus
  • Instagram

Pada tanggal 10 Oktober 2017, kembali Kohanudnas TNI AU menggelar KomSos (Komunikasi Sosial) bertempat di Aula Leo Watimena Kohanudnas. Tema yang di hadirkan “ MELALUI KOMSOS TNI KITA JALIN KOMUNIKASI ANTARA TNI DENGAN KOMPONEN MASYARAKAT DAN KELUARGA BESAR TNI DALAM MEWASPADAI PROXY WAR DI WILAYAH NKRI” Hadir dalam acara tersebut beberapa elemen TNI dan masyarakat dunia penerbangan, dan kembali Ikatan Pilot Indonesia di undang hadir yang merupakan agenda KomSos semester kedua TNI AU, yang di wakili Capt. Aditya Barlianto dari TD2 IPI.

Sebagai nara sumber Ibu Stepi Anriani S.IP, M.Si yang adalah pemerhati pertahanan dan intelijen beliau banyak di percaya memberikan masukan informasi di dunia militer dan sipil, kemudian hadir pula Bapak Wisnoe Darjono yang adalah direktur operasi AirNav Indonesia. Di buka oleh Panglima Kohanudnas, Komsos TNI ini merupakan program yang di buat untuk menyadarkan masyarakat pentingnya pertahanan udara di dalam lingkup penerbangan nasional dan Proxy War yang terjadi seperti bahaya terorisme, narkoba, pelanggaran wilayah udara dan berbagai aktifitas yang kiranya dapat membahayakan NKRI patut di waspadai bersama, Kohanudnas mengajak masyarakat agar peduli sehingga dapat cepat mengantisipasi bahaya Proxy War.

Sebagai pembicara pertama Stepi Anriani mengangkat satu makalah “Proxy War, Sebuah Telaah dan Antisipasi Bagi Masyarakat Penerbangan Indonesia”. Di jelaskan bahwa Proxy War merupakan Perang Asimetris ( perang yang dengan kekuatan yang tidak seimbang, tidak hanya negara dan tidak menggunakan senjata melainkan soft power seperti isu isu dan skema pecah belah ) yang di gunakan dengan menggunakan pihak ketiga. Adanya indikasi Pihak Ketiga, Hubungan Yang Tidak Setara, dan Layanan Khusus adalah beberapa gejala terjadinya suatu Proxy War. Sehingga solusi yang harus di tumbuhkan adalah Intelligent Minded di segala lini dan juga Civic Intelligent dalam menyingkapi segala fenomena dan permasalahan.

Di sesi kedua Wisnoe Darjono mempresentasikan “Kesiapan Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia” AirNav Indonesia yang merupakan penyedia layanan Navigasi akan selalu memberikan jasa pelayanan dengan standard operasional sehingga efektif dan efisien lingkup layanan penerbangan nasional dan internasional dapat di capai. Juga kerjasama dengan Kohanudnas yang mulus dapat meningkatkan kewaspadaan yang tinggi akan pelanggaran pelanggaran wilayah udara yang terjadi.

Aditya Barlianto
TD 2 IPI

 

Related Posts