Himbauan mengenai produk Samsung Galaxy Note 7 di dalam pesawat udara

Sep 13 2016
(0) Comments
  • Facebook
  • Twitter

Sehubungan dengan penarikan  kembali  produk (recall) Telepon genggam Samsung Galaxy Note 7 di seluruh dunia oleh pihak Produsen Samsung, setelah ditemukan banyaknya kasus meledaknya baterai Lithium produk tesebut dan mengakibatkan kecelakaan serius, EASA (European Aviation Safety  Agency) dan FAA (Federal Aviation Administration) dalam website resminya mengeluarkan pengumuman terkait dengan larangan pengoperasian perangkat Samsung Galaxy Note 7 selama berada di  dalam pesawat udara.

Guna menjamin terciptanya Keselamatan Penerbangan, Ikatan Pilot Indonesia bersama ini menghimbau :

  1. Kepada seluruh pilot Indonesia termasuk seluruh awak kabin serta petugas pendukung penerbangan agar menonaktifkan dan tidak mengisi ulang baterai telepon genggam Samsung Galaxy Note 7 selama bertugas di dalam ruang kokpit dan ruang kabin pesawat udara
  2. Setiap penumpang pengguna jasa penerbangan untuk dapat menonaktifkan perangkat Samsung tersebut dan tidak mengisi ulang baterai selama berada di dalam kabin pesawat udara serta tidak diperkenankan meletakkannya di dalam bagasi tercatat.
  3. Kami harapkan kepada seluruh operator angkutan udara dan otoritas bandara untuk mendukung dan mengadakan sosialisai tentang himbauan tersebut kepada penumpang pengguna jasa angkutan udara

Demikian himbauan ini disampaikan sebagai usaha Ikatan Pilot Indonesia meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penguna jasa Penerbangan di Indonesia.

 

Salam Penerbangan.

 

a.n. Dewan Ketua Ikatan Pilot Indonesia

        Ketua Umum Ikatan Pilot Indonesia

 

          Capt. Bambang Adisurya Angkasa

Dipersiapkan oleh Capt. Hidayat Marpaung (Komite AAP)

Related Posts